Friday, February 10, 2012

Trip to Jawa Bali : PART 4 - H3 : Bali

Haloo haloo... hehehehe mau ngelanjutin cerita tentang trip gw ahhh... hehehe, udah sampai Bali niihh. Yaaa walaupun memang udah rada jebot ceritanya tapi diceritain lagi deh. Maaf yaa baru sempet posting lagi. Kemaren lagi jenuh dan galau (halaaahhh) jadinya posting2 film gajelas gitu deh. Yuu mari kita lanjutkan

Kamis, 26 Januari 2012
06.30 WITA
Good morniiinnnn Negaraaaa !! Huhaaahh, walaupun udah jam setengah tujuh pagi, tapi asli cuacanya masih dingin paraaahh. Angin kenceng. Semalaman gw tidur di bus, sisanya ada yang tidur di lesehan. Restoran yang kita inepin di daerah Negara. Menghadap langsung pemandangan sawah. Uhhh, bener-bener sejuk ! Tapi kita harus buru-buru siap-siap untuk kunjungan terakhir kita ke perusahaan. Yoo sarapan dulu...
Foto-foto sebelum berangkat setelah sarapan pagi at Madina Restoran :)
07.00 WITA
Perjalanan dimulai menuju PT. Bali Maya Permai, Perusahaan pengalengan ikan (lagi) tempat kunjungan kita yang terakhir sebelum akhirnya bersenang-senang dan berwisata, hahaha. PT. Bali Maya Permai berada di daerah Negara, Bali. Sesampainya di perusahaan, menurut gw... kita ga disambut terlalu hangat sama bagian keamanan (pos keamanan pabrik) disana. Kita harus nunggu lama dulu nunggu pembimbing sama pembicaranya datang. Huaaahh, rada kurang baik ni kesan pertama gw terhadap ni perusahaan. Tapi akhirnya kita disuruh masuk ke ruang pertemuannya (semacam ruangan kecil tempat pertemuan warga desa daerah situ).
Dialog interaktif tentang PT. Bali Maya Permai
09.00-12.30 WITA
Pengawasan dan keamanan di pabrik lumayan ketat sehingga kunjungan pun dilakukan oleh beberapa  orang perwakilan mahasiswa saja, dan sisanya tetap berada di ruang pertemuan. Gw termasuk orang yang dapet kesempatan kunjungan ke dalam ruang produksi (lagi). Hahahaha, sebenernya agak sedikit bosan sih, ketambah mungkin emang ini kunjungan terakhir kali yaa... jadi udah rada ga semangat dan bawaannya anak-anak juga udah pada pengen main aja berwisata, ahahahaha :D

Sayangnya, masuk ke dalam ruang produksi ini tidak diperbolehkan membawa kamera dan mengambil gambar selama kegiatan produksi berlangsung. Persyaratan dan pakaian yang dikenakan juga sama, jas lab, masker, penutup kepala, sarung tangan serta sepatu boot untuk menjaga kebersihan dan sanitasi di dalam ruang produksi. Sebenernya, proses produksi dari pengalengan ikan ini sama seperti di PT. Maya Food Pekalongan, hanya saja peralatan di Bali Maya Permai ini jauh lebih besar dan lebih lengkap, tapi menurut pendapat gw kalo masalah kebersihan masih bersih di lingkungan PT. Maya Food Pekalongan. Mungkin hal ini juga disebabkan oleh keadaan pabrik di Bali Maya ini sedang diperbaiki dan ada beberapa bangunan yang dirobohkan dan diperbaiki.
Dokumentasi tidak diperbolehkan selama di ruang produksi, akhirnya kita hanya mendapatkan foto dari produk akhir pengalengan ikan. Salah satu merk produknya adalah King's Fisher, yang sering kita temuin di hypermart-hypermart. Hehehehe...
King's Fisher
(sambal bangkok, saus sambal, dan sambal balado)
13.00 WITA
Kunjungan akhirnya selesai dan perjalanan dilanjutkan menuju restoran Soka Indah untuk makan siang. Tempat makan disini nyaman. Menghadap ke arah lautan lepas. Dipikir-pikir selama trip ini berlangsung yang gw lakuin cuma makan-tidur-perjalanan di bus-makan-tidur lagi-perjalanan lagi. Gw juga sampe bosen nyeritainnya. Tapi yaaahhh dinikmati sajalah, orang ini bener-bener udah fasilitas kok (iya ngga mas Gogon ?!) yahuud banget dah ini fasilitas sama pelayanan dari Pelangi Wisata Tour. Crew-crew nya juga oke-oke, apalagi Mas Elang, bikin hati Yoshi dagdigdug hahahahaha :D
Suasana di dekat restoran Soka Indah :)
Perjalanan kembali dilanjutkan menuju Tabanan, untuk menjemput sang tour guide kita selama di Bali dan kita mau ke Tanah Lot ! yeryeyeyeye... disini yang ga akan kita sangka-sangka adalah tour guide kita selama di Bali, ngomongnya kocak, tapi kadang garing parah... ditambah pula ngomongnya suka rada (sori) porno. iiihhh :(
Pemandangan selama di perjalanan. Banyak pura
Bapak I Made Gandha Putra, sang tour guide kita
Duuhh... gatau deh yaa gw mau nyeritain nih tentang si Pak Made ini gimana. Orangnya bawel, cerewet, semua sejarah segala dia ceritain selama kita diperjalanan, hmmm... pengetahuan baru sih buat gw, tapi kadang obrolan-obrolan sama candaannya dia suka mengarah ke hal-hal yang menjurus hahahaha :D banyak anak-anak yang kurang suka sama cara jokes dia, tapi yaaa gw mah ngedengerin ya ngedengerin aja, gw menyimak informasi-informasi yang bermanfaatnya aja yaaaahhh :D

16.00 WITA
Akhirnya tiba di Tanah Lot ! Hahahaha, Tanah Lot sendiri merupakan tempat wisata yang unik. Berdasarkan informasi yang gw dapat dari tour guide kita, Pak Made, Tanah Lot merupakan arti dari Tanah, dan Lot berarti Laut. Tanah Lot merupakan daerah daratan yang dikelilingi oleh lautan. Di tebing-tebing daratan ini di puncaknya terdapat pura. Selain itu disini banyak tempat-tempat unik, ada goa ular suci, dimana di dalamnya terdapat ular yang dianggap suci. Konon, jika kita menyentuh ular suci tersebut kita bisa berdoa untuk mendapatkan jodoh kita. Yuu mari cukup dengan Rp.5000 hahahaha bisa menyentuh ular suci itu. Tapi yaa, itu sih tergantung keyakinan dan kepercayaan masing-masing. Namun, orang hindu percaya dan melarang para pengunjung yang sedang datang bulan untuk menginjak daerah ini (Tanah Lot) karena pura-pura di Tanah Lot dianggap tempat yang suci. Selain ular suci, disini terdapat goa air suci dimana pengunjung bisa mengambil air atau cuci muka di termpat tersebut (pastinya dibimbing sama tour guide). Air tersebut dianggap suci karena memiliki keajaiban sendiri, yaitu air di sekitar laut yang ternyata berasa tawar ! hihihi. Gw juga nyoba cuci muka di tempat ini kok, terus dikasih bunga ditempelin ke telinga gw, pelipis ditempelin beras dan sama Bli-Bli nya didoa-doaiin hehehe :D
Pura di atas karang batu :)

ini kalo keliatan dari kejauhan :)
Objek wisata tanah lot terletak di Desa Beraban Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan, Di sini ada dua pura yang terletak di di atas batu besar. Satu terletak di atas bongkahan batu, apabila air pasang pura ini akan kelihatan dikelilingi air laut dan satunya lagi, tepatnya di sebelah utara Pura Tanah Lot  terdapat sebuah pura yang terletak menjorok ke laut dan di atas tebing. Pura Tanah Lot ini merupakan bagian dari pura Sad Kahyangan. Pura Tanah Lot merupakan pura di tengah pantai tempat pemujaan dewa-dewa penjaga laut. Tanah Lot terkenal sebagai tempat yang indah untuk melihat matahari terbenam (sunset), biasanya para tamu akan datang pada sore hari untuk melihat melihat keindahan matahari tenggelam.

Menurut legenda, pura ini dibangun oleh seorang brahmana yang mengembara dari Jawa. Beliau adalah Sanghyang Nirantha yang berhasil menguatkan kepercayaan penduduk Bali akan ajaran Hindu dan membangun Sad Kahyangan tersebut pada abad ke-16. Pada saat itu penguasa Tanah Lot, Bendesa Beraben, iri terhadap beliau karena para pengikutnya mulai meninggalkannya dan mengikuti Sanghyang Nirantha.
Bendesa Beraben menyuruh Sanghyang Nirantha untuk meninggalkan Tanah Lot. Beliau menyanggupi dan sebelum meninggalkan Tanah Lot beliau dengan kekuatannya memindahkan Bongkahan Batu ke tengah pantai (bukan ke tengah laut) dan membangun pura disana.
Beliau juga mengubah selendangnya menjadi ular penjaga pura. Ular ini masih ada sampai sekarang dan secara ilmiah ular ini termasuk jenis ular laut yang mempunyai ciri-ciri berekor pipih seperti ikan, warna hitam berbelang kuning dan mempunyai racun 3 kali lebih kuat dari ular cobra. Akhir dari legenda menyebutkan bahwa Bendesa Beraben’akhirny’ menjadi pengikut Sanghyang Nirantha.


Itu beberapa kutipan legenda Tanah Lot yang gw baca. Hihihih (CMIIW yaaa). Nihh foto-foto narsis selama di Tanah Lot. Cekidott...
kiri ke kanan : Yudha, (gatau), Rezki, Meri, Mamih, Virjean
bawah : Wenny, gw
Iseng-iseng gw ke bagian tebing dan ke dalam goa air tawarnya. Di sana gw cuci muka dan dikasih doa-doa. Cekidoott ahh...
aduuhh narsisnya sama si bang sasa lagi daaahh :p
Selanjutnya setelah basuh muka dan foto-foto didekat tebing, kita naik ke atas menuju salah satu pura di Batu Tanah Lot. Cekidoottttt...
Perlindungan pura Tanah Lot
Pura Luhur Penataran Tanah Lot :)
18.00 WITA
Setelah puas-puas berfoto-foto dan menikmati pemandangan di Tanah Lot, perjalanan kembali dilanjutkan menuju Karang Kurnia, tempat belanjaaaaaa ! Wuaahahahahaha, dijamin ini bikin para cewek-cewek langsung beringassss. Wisata belanja ! Si Yudha sama Sasa aja cowok-cowok riweuhnya kaya apaan boa belanjanya. Gw yaaa cukup beli oleh-oleh baju aja buat orang rumah. hahahaha :D sayangnya disini kita ga foto-foto alias bernarsis ria. Ga ada dokumentasi... orang-orangnya juga pada mencar sibuk belanja beringaaaasss hahahaha. Sela sama jaja belanja banyak banget dah. Beda lagi sama si Meri, cool aja dia mah kaga mau belanja. Dia bilang "Tahan dulu hawa nafsu gw buat belanja, masih ada seminggu lagi gw disini" hahaha. FYI si Meri emang nantinya gak bakalan ikut kita (rombongan) pulang ke Bogor. Dia mau ngelanjutin liburannya sama temen-temen sekolahnya. Hahahaah makmur si meri.

20.00 WITA
Setelah puas berbelanja-belanja ria, waktunya pulaaaanggg. Akhirnya hari ini kita check-in hotel. Hotel Puri Nusa Indah. Akhirrnyyaaaaaa... bisa tidur di kasur juga setelah sekian lama (lebai). BTW, gw satu kamar sama si mamih Cholila alias wiwid, Wenny, sama Meri. Yang pasti gw tidur sama Meri, biarkan Wenny ditindih sama Mamih (padahal mah si mamih tidurnya diem, yang ada gw sama Meri tidurnya kemana-mana). Ini foto hotelnya (pas siang hari)
Hotel Puri Nusa Indah
Hoaaaammmm... kamar gw sebelahan sama kamarnya Sela, Jaja, Widyana dan Mbak Yul. Setelah bebersih badan alias mandi (ampun dah beberapa hari ini mandinya ga bener) sang penghuni kamar sebelah datang bertandang ke kamar kami. Terus akhirnya didalem kamar foto-foto bergila-gilaan. Sayangnya tidak kita ekspos, sori sori aje yeeee... masalahnya pada kaga pake jilbab tuh org-org yang make jilbab. Jaja apalagi, paling eksotis dahhh. Hahaahahahaha.

Tidur yuu ahh tidur. Saking capeknya dan kedinginan, gw rebutan selimut sama si Meri. Terus kata mamih, kita berdua tidur udah kaya mau tanding sepak bola, gw jadi striker, si Meri jadi kiper. Abisaaannn, dingin banget, gw pake kaos kaki, si Meri pake sarung tangan tebel. Asli, tidur beringaaaass alias ga mau diem !

P.S : To be continued...

Friday, February 3, 2012

Trip to Jawa Bali : PART 3 - H2 : Banyuwangi

Rabu, 25 Januari 2012
Perjalanan dari Pekalongan menuju Banyuwangi memang butuh waktu sekitar semalaman. Kita lewat jalur Pekalongan, Tuban, Banyuwangi. Diperkirakan kita sampai di kota Banyuwangi subuh, tapi berhubung transit di Tuban lumayan lama dan ternyata perjalanan panjang sekali (sok tau) jam 5 pagi kita masih ada di Probolinggo.

06.30 WIB
Rencana awal kunjungan pertama kita ke PT. Maya Muncar Banyuwangi, tapi ternyata belum ada konfirmasi jelas dan kita janji mau datang itu jam 11 siang (perjanjian dengan perusahaan begitu) (gw ga terlalu ngerti juga masalahnya gimana yang bener, urusan Humas, hahahaa). Ehh tapi ternyata kita perjalanan menuju Banyuwangi nya aja masih jauh, jam 6 pagi masih ada di Probolinggo. Tidak memungkinan untuk kita sampai di Maya Muncar jam 11 siang dan akhirnya kunjungan ke PT. Maya Muncar Banyuwangi dibatalkan. Akhirnya perjalanan kami lanjutkan langsung ke tempat kunjungan yang kedua, PT. ICS (Istana Cipta Sembada) Banyuwangi.

10.00 WIB : Perjalanan ke Situbondo
12.00 WIB
Akhirnya sampai di Banyuwangi tapi kita istirahat, sholat dan makan siang dulu di sebuah restoran yang langsung menghadap ke tepian laut, dan diseberangnya udah mulai keliatan Pulau Bali (yang nantinya bakal kita sebrangin, hahahaha). Udara di sekitar situ sejuk, dan cuacanya juga ga begitu cerah, basah-basah lembab nan sejuk pula. Hihihi, sambil makan, sambil liatin pemandangan di luar sana, sejenak melupakan rasa pegal badan dan pantat tepos dua hari tidur di bus.
 Foto-foto setelah makan bersama dosen :)
 Gw sama Etha (keren kan new hairnya Etha ?)
14.00-17.00 WIB
Perjalanan dilanjutkan dan akhirnya sampai di PT. Istana Cipta Sembada Banyuwangi. PT. ICS ini merupakan perusahaan yang bergerak di bidang hasil perikanan, khususnya pembekuan udang. CS Group adalah sebuah kelompok perusahaan yang mempunyai fokus di bidang seafood industri dengan spesialisasi produk udang dan ikan. Dengan kelompok perusahaan yang saling terintegrasi dan tersebar hampir di seluruh daerah di Indonesia. ICS group berupaya memberikan pelayanan dan kualitas terbaik lewat filosofi 3E, Excellent product, excellent people, dan excellent service sebagai upaya pencapaian kepuasan pelanggan. Sebelum kunjungan ke ruang produksi, kita diperkenalkan terlebih dahulu tentang ICS Group di ruang pertemuan. Cekidot...
 Sesi perkenalan PT. ICS Banyuwangi
Kunjungan kita lakukan untuk mengetahui proses produksi berbagai macam pembekuan udang dengan berbagai metode. Untungnya, kami diperbolehkan mengambil gambar (dokumentasi) tapi hanya diperbolehkan membawa satu kamera saja ke dalam ruang produksi. Akhirnya, pake tuh kamera digitalnya si Sasa. Sebelum masuk ke ruang produksi, kita harus melepas perhiasan, jam tangan, dan asesoris lainnya yang ada di tubuh, terus pakai jas produksi, penutup kepala, masker, dan sepatu boot. Siap-siap ke ruang produksi dehhh...
 *kiri ke kanan : Virjean, Sasa, Darya
(ckkk... mau keruang produksi aja make gaya dulu lo pada !)
Sebelom masuk ruang produksi, dapet pengarahan dulu dari bapak pembimbing kita selama di ruang produksi. Selain itu, pas masuk ke ruangan, cuci tangan dulu biar higienis dan sanitasinya terjaga. Jalan masuk keruang produksi juga melalui saluran tampungan air mengandung klorin untuk membersihkan sepatu boot terhindar dari segala hazard (halaaahh alayy)
 Pengarahan dari bapak pembimbing :)
Setelah ituuuu... yuu ahh kemon, masuk ke ruang produksi dehh... disini banyak tahaan-tahapannya,tapi hanya beberapa yang gw ambil buat dipajang di blog. Yuu cekidot...
 Suasana di ruang produksi (pembersihan udang)
Proses pembersihan dan pelepasan kulit udang
Pencucian dan sanitasi wadah
Udang beku :)
 Proses penyortiran udang sesuai dengan ukuran
Proses penimbangan udang
Larangan dalam ruang produksi
(hayoo pasti udah tau kan yang udah belajar tentang keamanan dan sanitasi pangan)
Selanjutnya masuk ke dalam ruangan lainnya, yaitu ruang dimana terdapat tempat pembekuan udang. Disini ada berbagai macam metode pembekuan udang, salah satunya metode pembekuan udang dengan cepat, atau kalo ga salah disebut metode IQF (gw lupaaaaa sumpaaaahh, CMIIW yaa reader !)
 Pembekuan udang
Produk udang beku :)
Produk udang butterfly
Untuk yang gambar di atas, ini merupakan produk udang yang dibekukan juga, namun, udang berbentuk butterfly, dan dibekukan didalamnya masih terdapat air.
 Proses pengepakkan produk
Setelah memasuki ruang produksi, kemudian kita keluar menuju tempat pengolahan limbah. Industri pembekuan udang ini menghasilkan limbah lohh. Limbah yang terdapat di industri ini merupakan limbah kulit udang dan limbah air yang mengandung klorinnya. Disini kita ditunjukkan proses pengolahan limbah cairnya. Banyak terdapat kolam-kolam air limbah yang didaur ulang.
 Kolam pengolahan air limbah

Proses pengolahan limbah
Menurut narasumber (gaya banget)... maksudnya bapak yang mengelola bagian kolam limbah ini, limbah air di industri ini diolah kembali kemudian (katanya sih) dapat dipakai kembali. Hasil setelah diurai limbahnya kemudian dcialirkan ke sungai yang berada di dekat industri. Limbah air yang dimaksud adalah air klorin bekas cuci peralatan, cuci udang, cuci tangan dan sebagainya. Namun ketika dialiran ke lingkungan limbah sudah diolah dan sudah tidak berbahaya.
Puas berkeliling-keliling dari ruang produksi hingga ke kolam pengolahan limbah, kita kembali lagi ke ruang diskusi. Disini terdapat sesi tanya jawab dan diskusi. Informasi yang didapat dari PT. ICS ini adalah, hmm... PT. ICS memproduksi produk udang beku, octopus, dan masih banyak lagi yang memiliki nilai jual yang tinggi serta dijual untuk ekspor ke luar negeri. Produk-produk unggulan diantaranya adalah :
1. Prima Shrimp
Prima Shrimp merupakan berbagai macam produk udang, baik mentah, dalam bentuk shrimp PTO (peeled tail on), shrimp butterfly atau sering disebut sushi ebi (karena sering digunakan untuk makanan sushi), cooked headless, cooked PND (peeled and devined) yaitu udang yang sudah dibersihkan dan dimasak, PTO stretch (Nobashi ebi) yaitu udang yang bentuknya sudah lurus karena perlakuan stretch, dan round cut.
2. Prima Octopus 
Prima Octopus merupakan berbagai macam produk molusca Cephalopoda seperti octopus (gurita), cumi (squid), dan sotong (cuttlefish). Produk-produk ini diantaranya adalah baby octopus, cuttlefish fillet, matsukasa, raw flower octopus, skewer octopus, squid ring, sushi slice octopus, whole round cuttlefish, dan cooked flower octopus.

Kunjungan ke PT. Istana Cipta Sembada akhirnya selesai, dan yang terpenting adalah... akhirnya gw mendapatkan ilmu, pengetahuan, dan informasi (wawasan baru) mengenai dunia perikanan, perindustrian, dan pengelolaan perusahaan. Sebelum meninggalkan perusahaan kita sempetin foto-foto dulu sebagai kenang-kenangan...
 Finally, kunjungan telah selesai. Bali, I'm coming !

18.00 WIB
Perjalanan menuju ke Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Yaaaa akhirnya fieldtrip kita (kunjungan ke perusahaannya) selesai dan berjalan dengan lancar. Ehh ngga diingg, hehehe, masih ada satu perusahaan lagi yang harus kita kunjungin di Bali besok hari dan sekarang kita nyebrang dulu dari Banyuwangi ke pulau Bali. Selama di perjalanan penyebrangan, kapal dipenuhi oleh rombongan kita (anak-anak THP). Terus, disitu lagi ada karaokean ehhh dasar anak-anak THP 46 pada gila-gila semua, pas penyanyinya nawarin siapa yang mau nyanyi langsung pada patunjuk-tunjuk. Tumbal pertama adalah sang biduan dangdut, Cholila Widya alias Wiwid ditemani oleh Yoshi sang recok (rusuh) *hahaha peace Yos !
 Temanya sih dangdut. The song is : Cinta satu malam, wkwkwk
Ga hanya Wiwid ternyata yang jadi tumbal, tiba-tiba si Shita dipaksa maju kedepan buat nyanyi juga. Dan ternyata gw sama si Sasa pun menjadi tumbal berikutnya. Bedanya, gw bertajuk nostalgia. Sepanjang jalaaaannn kenangaaaaaannn :p oh iyaaaa ga ketinggalan juga si Yudha sama Giri disuruh nyanyi bertajuk nostalgia dan kegalauan (sumpah Giri menghayati banget, dasar anak galau) Kisah sedih di hari Minggu.
 terpaksalah saya berrlawas riaaaaa -__-
 Duet maut : Yudha Giri :) *Kisah sedih di hari Minggu
Penyebrangan Ketapang-Gilimanuk ternyata hanya 60 menit dan akhirnya kita kembali melakukan perjalanan dengan menggunakan bus. Tiba di Baliiiii !!! hahahaha... tapi malam ini bener-bener tepar parah, sampe gw juga ga mood buat makan malem. Tempat persinggahan kita malam ini di restoran daerah Negara, Bali.

21.00 WITA
Waktu Bali merupakan waktu Indonesia bagian tengah. Sekitar jam 9 malam akhirnya kita sampai di tempat makan (rumah makan muslim) di daerah Negara, Bali. Disini kita belum nginep di hotel buuuu walaupun udah nyampe Bali, masih ada sisa satu malam lagi kita harus tidur tanpa kasur (udah rindu kasur banget dah ini mah). Setelah makan, ganti baju, kita istirahat di tempat makan tersebut (tersedia ruangan gitu).
Okelaaaahh... karena anginnya gedee banget malam itu, gw memutuskan untuk tidak tidur di luar (di tempat yang tadi disediakan). Sebagian ada yang tidur di luar, dan cewek-cewek tidur di dalam bus. Gw memilih meringkuk di dalam bus, angeeeettt... hehehe. Mari lanjutkan aktivitas di besok hari.
P.S : Next Postingan !

Wednesday, February 1, 2012

Trip to Jawa Bali : PART 2 - H1 : Tegal dan Pekalongan

Selasa, 24 Januari 2012
Omooo... perjalanan dari Bogor menuju Tegal ternyata membutuhkan waktu sekitar 8 jam. Gw berangkat dari kampus tercinta jam 21.00 WIB dan sampai di Tegal jam 05.00. Setelah siap-siap mandi (bagi yang mandi) dan cuci muka (bagi yang ga mandi), ganti baju, dan sholat subuh di musholla restoran tempat sarapan pagi, kita siap-siap perjalanan lagi menuju tempat kunjungan pertama, SUPM atau Sekolah Usaha Perikanan Menengah Tegal atau setaraf dengan SMA/SMK. Oya ni suasana sarapan pagi di restoran di kota Tegal. Cekidot...
sarapan pagi sebelum kunjungan ke SUPM Negeri Tegal :)

 Prepare go to SUPM Negeri Tegal :)
06.30 WIB : Sampai di SUPM Negeri Tegal, ehh murid-muridnya pada belom masuk, ternyata kita datang kepagian. Sempet-sempetin jekrek-jekrek foto-foto dulu yuu ahh mariii...
 SUPM Negeri Tegal *eh ada si Acil nongol :p
*dari kiri ke kanan :
Mpus, Piti, Shita, gw, Meri, Wenny, Virjean, Sasa
ehh yang ditunggu-tunggu dateng, omooo...
ganteng n gagah ya siswa-siswanya, disiplin pula :o
 ternyata ini kegiatan rutin, baris dan jalan sebelum upacara dimulai :)
Setelah ngeliat siswa-siswanya berjalan dan baris berbaris upacara mulai, kita pun akhirnya masuk ke ruang aula nya dan mulai berdiskusi.
 Ibu Sri Purwaningsih, dosen THP dan Bapak Kepala SUPM Tegal
Setelah perkenalan dan diskusi ringan sebentar di Aula, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Laboratorium TPHP (Teknologi Pengolahan Hasil Perairan) SUPM Tegal. Kenapa gw kunjungan kesini ? Awalnya mau penyuluhan kepada siswa tapi akhirnya kita disini hanya kunjungan sekaligus studi banding (juga kali ya) tentang pengelolaan di sana serta membandingkan kegiatan kita. Yang ngga gw sangka, ternyata siswa-siswa disini memang dididik untuk memiliki skill (kaya SMK) dan malah gw berpikir, ternyata dalam hal pengolahan, mereka lebih cekatan dibanding kita (hehehehe, maklumlah kita berkutat di bidang teori, mereka langsung terjun praktek). Wuiihh, keren-keren mereka cekatannya. Peralatannya pun udah lumayan modern. Cekidot...

 Salah satu guru sedang menerangkan tentang alat penghancur daging ikan

alat pengolah daging atau food processor
Proses pengolahan adonan kakinaga oleh siswi :)

Proses pembuatan siomay ikan oleh siswi SUPM dan mahasiswa :)

Hal yang menarik dari kegiatan praktikum mahasiswa di Laboratorium TPHP SUPM Negeri Tegal ini adalah, selain kegiatan pengolahan, mereka juga memang dididik untuk mendirikan sebuah usaha mandiri. Yaa... bisa dibilang kaya usaha kecil-kecilan. Jadi, hasil produk yang mereka buat mereka jualin ke pasar daerah sekitar, ataupun dijual di daerah lingkungan sekolah. Mandiri banget kan ? Ini nihh salah satu produk buatan mereka, tapi sayang... pas kita dateng, kayanya semua makanan diserbu sama kitaaa... *Maaf ya, udik banget plus kelaparan !
siomay ikan :D *sluurrpp yummy
Kakinaga, siomay ikan, dan otak-otak (dalam keadaan beku)
proses penggorengan produk (ngantri nunggu mateng !)

10.00 WIB
Kunjungan di SUPM Negeri Tegal akhirnya selesai. Setelah pamitan dan sempat foto-foto, kita melanjutkan perjalanan dan makan siang. Oyaa ni dokumentasinya (tanpa gw)
"Terimakasih Bapak, Ibu telah memberikan sambutan yang hangat atas kunjungan kami" :)

13.00 WIB
Perjalanan dilanjutkan menuju Pekalongan dan mampir makan siang di restoran Pringjajar, Pekalongan sambil istirahat, dan sholat.
 Lunch at resto Pringjajar, Pemalang Pekalongan

14.00 WIB
Kunjungan dilanjutkan ke tempat kedua, kunjungan ke perusahaan pengalengan ikan, PT. Maya Food Industries Pekalongan.
 PT. Maya Food Pekalongan

Beberapa merk produk pengalengan ikan ini yaitu Ranesa, yang dijual untuk ekspor. Ikan yang dikalengkan yaitu ikan sarden. Selama kunjungan ke ruang produksi kita memakai jas lab, penutup kepala, masker, dan sepatu boot untuk menjaga kebersihan dan higienitas di dalam ruang produksi. Tapi sayangnya selama kunjungan ke ruang produksi kita tidak diperbolehkan mengambil gambar (dokumentasi) selama kegiatan produksi. Yaa diceritain aja yaa... jadi intinya itu rangkaian kegiatan proses pengalengan ikannya yaitu proses pemotongan ekor dan kepala ikan, pencucian ikan dan pembersihan ikan, kemudian pemasukkan ikan ke dalam kaleng dan dipanaskan melalui alat dengan suhu tertentu. Setelah itu diberi bumbu (untuk yang ekspor, ikan hanya diberi campuran minyak dan garam) kemudian proses penutupan kaleng, pembersihan dan pencucian kaleng, dan proses pemanasan atau pensterilan kaleng. Setelah itu proses pelabelan kaleng.
Foto yang gw dapet cuma bagian depan perusahaan dan dialog interaktif bersama pengelola PT. Maya Food Pekalongan. Cekidot...

 PT. Maya Food Industries, Pekalongan :)
 Dialog interaktif bersama pengelola :)
Pemberian plakat

17.00 WIB
Setelah kunjungan ke ruang produksi, dialog interaktif dan tanya jawab dengan penanggung jawab perusahaan, selanjutnya kunjungan selesai perjalanan dilanjutkan ke Banyuwangi dan makan malam :)

20.00 WIB
Perjalanan dimulai menuju ke Banyuwangi. Perjalanan yang cukup panjang karena melewati jalur utara dengan rute : Pekalongan, Tuban, Banyuwangi. Yaaapp semangatt untuk para pak supir, membutuhkan energi banyak sekali. Para THP 46 ALTO... yuu marii, kita masih harus tidur di bis, (akan merindukan kasur pada akhirnya). Diperkirakan sampai di Banyuwangi jam 05.00 WIB, mari tarik selimut (untung travelnya keren abis, tiap orang dikasih selimut).

P.S : Next postingan !